Sebagaimana kita ketahui bahwa peran orang tua siswa sebagai mitra guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan. Bahkan orang tualah yang hakikatnya memiliki peran utama sesungguhnya dalam mendidik putra-putri mereka. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, pembimbing dan sebagai orang tua kedua di sekolah. Tetapi pada kenyataannya hanya sebagian kecil orang tua yang memahami hal tersebut. Orang tua justru menyerahkan sepenuhnya segala macam pendidikan baik intelektual, spiritual dan juga keterampilan pada guru disekolah.

Sambutan dari Kepala SMK Bina Informatika

Orang tua peserta didik

Orang tua peserta didik

Untuk mengubah persepsi tersebut maka penting sekali sekolah menyelenggarakan pertemuan bersama orang tua wali murid di awal tahun ajaran. Selain dibuat kesepahaman dalam mendidik putra-putri mereka, juga dijabarkan kegiatan-kegiatan sekolah yang akan diselenggarakan sekolah. Dengan demikian orang tua mengetahui semua program sekolah. Orang tua juga bisa meminta informasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dari segi manfaatnya bagi pendidikan putra-putri mereka.

 

Orang tua peserta didik

Selain itu, guru dan orang tua juga dapat bersinergi dan mengembangkan komunikasi horizontal bersifat kekeluargaan dalam mendidik generasi muda ini. “Apa yang dilakukan siswa-siswi disekolah perlu diketahui orang tua. Dan begitu juga sebaiknya, lingkungan keluarga siswa perlu diketahui guru untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang bisa muncul dalam perjalanan pendidikan nantinya”, jelas Drs. Suherman AG, MM, selaku Kepala SMK Bina Informatika saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pertemuan Orang Tua Peserta Didik dan Pendidik (POPP) di Kampus SMK Bina Informatika, Sabtu 26 Agustus 2017.

Beberapa Guru SMK Bina Informatika

Pendidikan itu butuh keteladanan. Keteladanan yang pertama dilihat oleh siswa-siswi adalah perilaku orang tua di rumah. “Anak-anak adalah peniru yang handal. Jika orang tua tidak hati-hati maka secara tidak langsung akan membarikan dampak terhadap perkembangan anak didik. Inilah yang perlu disadari kedua belah pihak. Jika diperlukan, guru bisa mengetahui lingkungan sekitar dimana anak didiknya tinggal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara home visit”, jelas Dra. Ambarwati selaku guru konseling.

Dengan demikian guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.

SMK Bisa!

SMK Bina Informatika Pasti Bisa!