Pengertian Proses Kreatif

Kata kreatif diartikan sebagai :
“Suatu kemampuan seseorang /sekelompok orang yang memungkinkan mereka menemukan pendekatan atau terobosan baru dalam menghadapi masalah tertentu dengan cara baru dan unik yang berbeda dan lebih baik dari sebelumnya”.
(Creative Education Foundation).

iklantv

Dalam hal ini proses kreatif mencakup:

  1. Pelaksanaan dan pengembangan konsep ide yang dapat mengemukakan strategi pasar dalam bentuk komunikasi yang efektif.
  2. Termasuk di dalamnya adalah pembuatan headline, perwajahan, naskah; baik dalam bentuk copy untuk iklan media cetak, script untuk iklan radio, dan storyboard untuk iklan televisi.

Menurut Chistoper Gilson dalam bukunya Advertising: Concept and Stragies (via Kasali, 1995) proses kreatif dalam pembuatan iklan terdiri dari 3 tahap, yaitu:

tim-kreatif
Tahap I

  1. Account Executive (AE) yang mewakili Client Service Department mengolah Marketing Brief dari pengiklan atau klien.
  2. Marketing brief ini dibuat oleh klien yang berisi penjelasan mengenai data-data tentang produk, strategi pemasaran, dan persaingan di pasar.
  3. Namun demikian, AE harus menambahkan informasi lain dari berbagai pihak. Dapat dilakukan riset dalam skala kecil: ke pasar, toko, supermarket untuk melihat bagaimana produk tersebut di pasaran (biasa disebut dengan exploring).
  4. Wawancaralah dengan konsumen pemakai (user), bagaimana komentar mereka. Jika mereka puas, tanyalah apa yang menyebabkan puas. Jika mereka tidak puas, tanyalah mengapa tidak puas.
  5. Wawancara bisa pula dilakukan dengan non user / bukan pemakai produk untuk mengetahui mengapa mereka belum mau mencoba produk atau enggan menggunakan produk.
  6. Hal ini dilakukan agar diperoleh insight.
  7. Jika klien adalah perusahaan yang memiliki banyak dana, dapat diajukan anggaran untuk research.

Tahap II

  1. Tim Account Service Department yang terdiri dari Account Director dan Account Executive harus “membenamkan” diri mereka ke dalam informasi-informasi tersebut, untuk menetapkan posisi atau platform dalam penjualan serta menentukan tujuan iklan yang akan ditetapkan.
  2. Kedua hal ini akan dapat memberikan gambaran yang jelas kepada Tim Kreatif mengenai cara mengkomunikasikan posisi tersebut dalam sebuah pesan iklan agar dapat ditangkap secara efektif oleh konsumen.
  3. Berdasarkan marketing brief yang dibuat oleh pengiklan, dan berdasarkan research yang dilakukan oleh AE, maka untuk memudahkan pekerjaan disusunkan sebuah creative brief atau brief kreatif.

 

Tahap III

  1. Dalam sebuah biro iklan, langkah terakhir yang dilakukan adalah presentasi di hadapan pengiklan untuk memperoleh persetujuan.
  2. Apabila telah disetujui, rancangan iklan tersebut diproduksi dan dipublikasikan melalui media-mesia yang telah ditetapkan.

 

 

Dari berbagai sumber.