Pada sabtu tanggal 16 Januari maraya menghubungi saya , ia menghubungi hampir seluruh guru yang pernah mengajarnya, dia menghubungi hanya untuk berpamitan dan mengucapkan terimakasih atas semua ilmu yang diberikan oleh guru-gurunya karena  dia lulus dan mendapatkan beasiswa belajar di Universitas Dong-Ah di jurusan Visual production.

Wah, kami semua guru dan khususnya saya sangat bangga sekali mendapatkan informasi bahwa salah satu siswi kita berhasil memperoleh beasiswa diluar negri apalagi di korea selatan dengan jurusan visual production pastinya linier dengan sekolahnya waktu SMK jurusan Broadcasting TV.

Saya pun bertanya kepadanya kakak kapan berangkat dan disana berapa lama?Maraya pun menjawab bulan februari dia akan berangkat, belajar dikorea selatan selama 4 tahun dengan 1 tahun belajar Bahasa dan 3 tahunnya baru kuliah.

Nah, ada hal yang sangat menginspirasi sosok maraya ini, bahwasanya dia mengikuti program beasiswa ini bukan baru pertama kali, lulusnya dia pada program beasiswa kali ini adalah hasil percobaannya yang kedua kali, pastinya maraya orang yang tidak pantang menyerah yaa…

Karena ada quotenya yang maraya sangat suka dan menjadi inspirasi untuknya  dari karya Bapak BJ Habibie “ kegagalan hanya terjadi saat kita menyerah”. Sangat menginspirasi kan quote yang dia sukai sama dengan pengalaman hidupnya saat ini.

Kita akan kilas balik ya Bagaimana perjuangan maraya meraih mimpinya untuk dapat kuliah di Universitas Dong-Ah Korea selatan?

Maraya dahulu bercita-cita menjadi dokter dan berjalannya waktu akhirnya dia bercita-cita menjadi seorang broadcaster setelah dia sekolah di SMK Bina Informatika. 

Nah, kita simak ya ceritanya bagaiamana akhirnya broadcaster menjadi passionnya. Semasa kecil pada SD dahulu ia suka dengan KPOP karena katanya tertular dari tantenya kemudian berlanjut sampai ke drama korea juga.

Pada saat dia lulus SMP dia sudah bercita-cita ingin sekolah lanjut di Korea Selatan, ia sempat mencari informasi melalui internet info beasiswa di Korea Selatan namun sayangnya untuk sekolah menengah atas di korea selatan belum ada program beasiswanya.

Ada hal motivasi istimewa dari kecintaan Maraya kepada KPOP dan Drakor bahwasanya dia suka dengan korea selatan bukan dengan mengikuti gaya aktrisnya ataupun mengikuti trend kpopers. Tapi dia tertarik dengan sinematografi di drama korea sehingga dia ingin sekali belajar ilmunya dan juga bisa melihat tempat-tempat indah diKorea Selatan yang menjadi latar dari drama korea. 

Bermula dari suka menonton dan akhirnya ingin belajar disana, namun karena tidak ada program beasiswa di korea selatan untuk tingkat menengah atas, akhirnya Maraya memilih belajar di Indonesia dengan jurusan Broadcasting TV di SMK Bina Informatika sebagai plan B yang dia pilih, Maraya tipe orang yang selalu sistematis dalam menyusun plan kehidupannya kedepannya sehingga ia selalu menyiapkan plan B dalam setiap perjalanan pilihannya.

Jadi semua berawal dari SMK Bina Informatika maraya meraih mimpinya. Perlu diketahui juga bahwa selama Maraya sekolah di SMK Bina Informatika password laptopnya adalah “Dong-Ah” karena katanya agar dia focus dalam belajar sehingga dapat meraih mimpinya, on track menurutnya.

Maraya menjadi sosok yang cerdas, baik karakternya, baik cara berpikirnya dan pastinya sopan santun, selama dia sekolah selalu peringkat 1 dikelasnya. Karena Maraya mempunyai motivasi selama belajar adalah bahwa apabila temannya bisa, kenapa saya ga bisa, jadi saya harus belajar dan harus bisa. Maraya pun aktif disemua kegiatan sekolah mulai dari ekskul di student Company, ketua paduan suara, keyboardis, aktif pada kegiatan kepanitiaan  program bina informatika festival (NATIFEST). Maraya pun lulus dengan predikat siswa berprestasi disekolah sebagai best student tahun 2018.

Planning dan targeting Maraya selama disekolah sehingga ia bisa meraih best student adalah Nilai PRAKERIN dan sidang  A, Nilai rata rata rapot >85, Nilai kelulusan tinggi, Ranking 1, Aktif di kegiatan sekolah & lomba (NATIFEST, student company, paduan suara), Perbanyak sertifikat penghargaan, Best project UKK, Best student 2018.

Setelah Maraya lulus ia mencoba meraih mimpinya dengan mengikuti program beasiswa Global Korea Scholarship Program, dengan mempersiapkan segala kebutuhannya dari mulai surat rekomendasi sekolah, rekomendasi guru dan hal-hal lainnya kemudian dia mengirimkannya ke kedutaan. Singkat cerita untuk percobaan pertama dia gagal karena berkas yang ia siapkan tidak lulus kriteria.

Akhirnya Maraya anak yang selalu memikirkan dengan baik masa depannya memiliki plan B untuk kuliah swasta di Indonesia, kemudian dia mencoba berbagai universitas yang bekerja sama dengan SMK Bina Informatika hingga ia mendapatkan beasiswa hingga grade A dengan biaya kuliah sekecil mungkin. Dan pastinya ia pun meraihnya dengan hanya biaya kuliah 400-500rban disalah satu kampus swasta di Jakarta. Informasi juga pada saat menerima beasiswa Maraya sudah semester 5 loh dikampus swasta tersebut dan itu semua ditinggalkan dengan memilih belajar di Korea Selatan.

Tahun  berikutnya dia pun akhirnya bangkit lagi mengumpulkan niat dan mempersiapkan segalanya untuk mengikuti program beasiswa tersebut, menyusun kembali semua keperluan berkasnya. Salah satu berkas yang disiapkannya adalah tentang studi plan dan cita-cita ia kedepannya, ia menyusun hal-hal apa saja yang akan dia lakukan dalam hidupnya dan meraih cita-cita dia tuliskan dengan baik dalam essay yang dibuatnya.

Kemudian pada kesempatan kedua ini ia merubah strateginya yang awalnya mengirim berkas pada kedutaan pada kesempatan kedua ia mengirimnya langsung kekampusnya di Dong-Ah korea selatan, kemudian ia mengirim konfirmasi via email bahwa berkas program dia sudah dikirim dan mendapat jawaban dari pihak kampus bahwa sudah diterima. Dan akhirnya tahap 1 dia lulus berkas. Tahap kedua adalah wawancara, wawancara pastinya menggunakan Bahasa inggris ya, Maraya melalui zoom meeting juga melakukan wawancara yang isinya sekitar studi plan yang telah ia buat, salah satu professor pun bertanya kepada Maraya terkait studi plan yang sudah ia rencanakan, Pastinya Maraya sudah menjawab dengan sangat baik dan ideal yaa. 

Nah akhirnya document screening, passed.

Zoom interview, passed

And Final Arround, Passed

Maraya dinyatakan lulus program beasiswa dikampus tersebut. Bahagia dan haru pastinya karena Maraya telah meraih cita-citanya.

Alhamdulilah SMK itulah yang diucapkan oleh Maraya pada webinar yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 30 Januari 2020.

“Kenapa Alhamdulilah SMK? karena jadi anak SMK itu Seru, kenapa seru?

karena kita ga cuma belajar materi, aku waktu masuk SMK Bina Informatika awam sekali yang namanya broadcast, aku ga pernah pegang kamera  DSLR dan ga pernah ngerti buat naskah kayak gimana. Tapi setelah masuk SMK Bina informatika aku jadi suka sama broadcast dan jadi passion aku sekarang.

Dan ini poin PENTING, sertifikat pengalaman prakerin, UKK, projek work dan semua sertifikat itu dia dapatkan di SMK sangat berperan besar dalam meningkatkan nilai application form aku saat daftar, setelah lihat ini tuh kayak semua usaha aku selama di Bina informatika dan semua sertifikat yang aku kumpulkan selama di SMK Bina Informatika itu terbayarkan sekali setelah melihat namanya pada list data kelulusan program beasiswa.”

Maraya menjadi inspirasi untuk adik-adik kelasnya, menjadi kebanggan orangtua dan juga kebanggaan guru-gurunya. Studi plan yang ia rencanakan selama sekolah, kerja kerasnya belajar, waktu yang ia luangkan untuk aktif pada kegiatan sekolah sangat terbayarkan pada saat ia dinyatakan lulus.

Kami berdoa dan berharap pastinya bukan hanya Maraya saja yang dapat meraih cita-citanya namun juga siswa-siswi SMK Bina Informatika semoga kita semua dimudahkan dalam belajar, menuntut ilmu, memiliki sikap sopan santun dan sukses selalu.

Dimasa pandemic ini tidak menutup kemungkinan kita tetap berprestasi dengan terus berusaha menggali potensi diri, meningkatkan skill sehingga kita tetap dapat berkarya maju tanpa batas hingga bisa belajar keluar negri.

Terimakasih

Walaikumsalam

Bintaro, 3 Februari 2021

Salam

Waka Bina Pesdik

Meta Mustika Sari